Pengalaman pribadi sebagai pecinta kopi (ngopi sih lebih tepatnya-). karena kalau sekedar suka kopi, bikin kopi item special dirumah juga bisa, tp kl ngopi itu lebih dari sekedar minum kopi, live style. Salah satu tempat ngopi terkemuka dan mendunia bernama Starbucks adalah salah satu tempat favorit. No doubt mereka pintar meracik kopi dengan campuran menyenangkan yg membuat otak terstimulasi dengan baik.
Bahkan saking ngefansnya sama Starbukcks, saat perkuliahan bisnis dan industri aku gunakan perusahaan tersebut sebagai bahan presentasi. Geliat bisnis dan eskpansi usaha mereka sudah mendunia. Banyak yang kagum tapi banyak pula yang mencela. Konsep dan filosofi mereka yang dihadirkan bukan hanya sekedar mengajak konsumen minum kopi, tapi lebih dari itu. Tahun lalu banyak sekelompok orang yang mengajak untuk tidak lagi ngopi di Starbucks karena mereka mendukung LGBT.
Sebelumnya sudah banyak sekelompok orang dan pebisnis yang mencoba mengalahkan reputasi Starbucks, tetapi reputasi Starbucks tetap tak tergoyahkan. Bahkan saham Starbucks di Indonesia tetap baik walaupun penjualan sempat merosot di tahun 2016. Starbukcs tetap menjadi pilihan tempat ngopi bergaya. Apalagi tidaklah sulit mencari gerai ini karena mereka memiliki konsep seen and to be seen.
Nahh...baru-baru ini ada sebuah perusahaan yang berani menggebrak dan menantang berhadapan langsung dengan Starbucks. Namanya MAXX Coffee Indonesia. Perusahan ini merupakan anak perusahaan dari LIPPO Group, yang sampai bulan April 2017 telah membuka 7 gerai di Jakarta dan masing-masing 1 gerai di Jogja, Bandung dan Bali. Konsepnya mirip, bahkan bisa dibilang nyontek habis. Tapi mereka tahu kelemahan dari rasa kopi di Starbucks. Saya yang memang doyan ngopi, merasa kalau kopi di MAXX lebih berasa kopinya. Mereka berani kasih shoot yang lebih di kopinya. Itu menyenangkan...bagi penggemar kopi ya.
Nahh...baru-baru ini ada sebuah perusahaan yang berani menggebrak dan menantang berhadapan langsung dengan Starbucks. Namanya MAXX Coffee Indonesia. Perusahan ini merupakan anak perusahaan dari LIPPO Group, yang sampai bulan April 2017 telah membuka 7 gerai di Jakarta dan masing-masing 1 gerai di Jogja, Bandung dan Bali. Konsepnya mirip, bahkan bisa dibilang nyontek habis. Tapi mereka tahu kelemahan dari rasa kopi di Starbucks. Saya yang memang doyan ngopi, merasa kalau kopi di MAXX lebih berasa kopinya. Mereka berani kasih shoot yang lebih di kopinya. Itu menyenangkan...bagi penggemar kopi ya.
Bahkan konsep seen and to be seen nya Starbucks juga dicontek. Mereka buka gerai di lokasi yg gampang terlihat dan dijangkau. Konsep beli tumbler, kartu member, jenis panganan juga sama banget. Well...kompetisi yang langsung berani berhadap hadapan begini memang keren.
Selanjutnya..ya terserah anda para penggemar kopi fancy. Pilihan ...hidup diberi pilihan berbagai macam hal. .mau yang mana?
Komentar
Posting Komentar