Sebelum UMROH baca ini

Dari semua perjalanan ke luar negeri, perjalanan untuk beribadah Umroh adalah yang paling membekas. Mungkin semua orang yang pernah melaksanakan umroh merasakan hal yang sama. Perjalanan umrohku ini terjadi justru disaat aku menyangsikan diriku, terutama dalam ibadah. Sholat masih bolong2 g karuan, rukun iman dan Islam dijalankan hanya dengan gitu saja, kok mau disempurnakan yang belum sempurna?

Umroh ini juga karena ada rombongan keluarga yang batal, karena salah satunya sakit keras. Akhirnya mendaftarlah aku di 3 minggu sebelum keberangkatan. Beruntungnya masih bisa ikut manasik.

MANASIK 
Manasik adalah praktek tata cara melaksanakan ibadah haji/umroh. Semua hal yang harus dilakukan saat ibadah dipraktekkan terlebih dahulu (well...bisa disederhanakan, manasik adalah bimbingan haji/umroh). Walaupun ada petugas umroh/ haji, juga sudah ada panduan buku (biasanya bentuknya kecil, yang bisa dikalungkan di leher) tetapi "merasakan seperti di Masjidil Haram" menurutku penting sebelum keberangkatan. Aku melaksanakan manasik di asrama haji Pondok Gede. Bersama 40 orang rombongan yang kesemuanya adalah tenaga kesehatan RS (dokter, perawat, bidan). Manasiknya 2x, yang pertama teori (terutama bacaan) yang kedua praktek lapangan.

WAKTU YANG TEPAT UNTUK BERANGKAT UMROH
Kami akan berada di Saudi saat musim sedang bersahabat, yaitu di bulan Februari. Cek selalu keadaan musim di Saudi ya...karena paling tepat berada disana adalah saat musim semi /springtime. Biasanya musim ini terjadi di bulan Januari-Maret. Di luar bulan itu, siang hari akan sangat panas dan malamnya akan sangat dingin. Umroh juga akan sangat ramai saat Ramadhan. So...pastikan keberangkatan di waktu yang tepat dan pastinya, sesuai dengan tujuan ibadah ya....

BIRO UMROH
Indonesia sepertinya memang ladang bagi travel agent biro umroh/ haji. Karena peminatnya luaarr biasa banyak. Yang harus diperhatikan adalah nomer izin dari Kementerian Agama dan pastinya harus tahu track record si biro ya. Sudah berapa lama biro ini berjalan, cek di internet, tanya kerabat atau saudara yang pernah menggunakan (walaupun kadang ini jadi subjektif ya...). Ada banyak biro umroh yang menawarkan hotel bintang 5, tapi ada juga biro umroh yang berani pasang tarif murah dengan hotel dibawah bintang 3. So....tinggal pilih mau yang seperti apa ya. Menurutku sih, kenyamanan hotel sangat penting, tapi g perlu juga yang bintang 5, karena kita disana bakalan sering nongkrongin masjid. Balik ke hotel cuma buat tidur, mandi, makan.

Yang paling penting justru tahu dimana letak hotel. Kalau kejauhan dari masjid bakalan repot juga menurutku. Tanya langsung apa nama hotelnya. Jika biro umrohnya sudah pengalaman, mereka pasti sudah punya langganan hotel dan pasti sudah book jauh2 hari. Tanyakan nama hotelnya, cek jarak dari masjid (internet is very useful yeah...). 

Komentar