Tips Umroh

Sekali lagi, ingat tujuan beribadah umroh kita. Kita datang kerumah Allah untuk beribadah. Jangan ribet dengan barang ataupun harus membeli oleh-oleh. Saya mau kasih tips untuk anda yang berhemat dan lebih mementingkan 'kenangan" daripada "titipan", heheheh....

KENALI SAUDI 
depan toko banyak LED (lampu), penglaris 
Jika anda berangkat bersama biro umroh, maka tidak perlu lagi berpikir tentang jadwal dan perjalanan. karena semua program sudah di set dan anda hanya mengikuti saja. Nah....disela-sela jadwal, pasti ada kegiatan pribadi yang diselipkan. Gunakanlah jam ini untuk lebih mengenal Arab Saudi. Sebelum berangkat umroh, anda harus tahu anda datang saat musim apa. Lalu dari situ persiapkan alat2 kebutuhan pribadi. Ingat ya....walaupun banyak orang yang akan rela membantu kita jika kita dalam kesulitan, tetapi mempersiapkan kebutuhan diri dengan cermat akan sangat lebih baik.

FYI. Orang asli Saudi Arabia, adalah orang2 yang pendapatan per kapitanya 14232,22 Dollar . Jika dibandingkan dengan Indonesia yang hanya 549,48 Dollar, jelasssss jauh ya. Saudi menempati nomer 12 pendapatan tertinggi, sedangkan Indonesia nomer 131 (tereeett). cek disini ya....http://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.PCAP.CD
maka jangan kaget dengan kehidupan mereka. Para pekerja di hotel, rumah makan, mal, supir bus, supir taksi, cleaning service, dan pekerja apapun, tidak ada orang Emirates Arab. Semua adalah pendatang. Jika ketemu pekerja yang berwajah Arab, biasanya mereka adalah orang Mesir. Asli Saudi adalah para pemilik usaha, pemegang saham, atau bosnya. Dan oya...mereka banyak yg tidak bisa berbahasa Inggris. Hanya karyawannya saja yang mahir.

makanan pinggiran murah2 dan enak, patut dicoba
BAHASA INDONESIA BIASA DIGUNAKAN
Dont worry g bisa bahasa Arab ya....justru para pekerja ataupun penjual disana mahir Bahasa Indonesia. Bahkan tahu betul berita2 dari tanah air. Mereka sudah tahu bagaimana cara orang Indonesia jika menawar barang dan Indonesia adalah sasaran empuk penjual karena tukang belanja. Saya sering diminta menemani ibu-ibu menawar barang, walaupun saya sama sekali nggak belanja (oleh2 saya dari perjalanan umroh hanya 6kg coklat untuk anak2 dan minyak zaitun 500ml, hehe).

JANGAN KAGETAN DAN BINGUNGAN 
Jika sudah berada di negeri orang, coba kenali lebih dekat. berbaurlah. Lihat bagaimana cara mereka berinteraksi, apalagi saat umroh akan bertemu berbagai macam manusia dari berbagai negara. Jangan gumunan, jangan kagetan, jangan bingung dengan perilaku yg berbeda. Jamaah dari Turki, biasanya membawa bendera besar dan berjalan bersama. Jamaah dari Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh) biasanya bergerombol dan memenuhi jalan. Mereka bisa dengan santainya tidur di masjid atau di pelataran, dan menitipkan barang2 mereka di loker umum. Cara duduk saat sholat yang berbeda, cara takbir jamaah Iran juga berbeda. Jamaah dari Eropa atau Amerika cenderung lebih diam, karena mereka tidak pergi dengan rombongan besar. Jamaah dari Cina, mereka adalah orang2 yang sangat ramah dan sangat sopan.

Nah...jika bertemu dengan hal yang berbeda, ingaatttt.....bibirnya dijaga, g usah ngucap hal2 yg g penting. Cukup dilihat saja. Disimpen sebagai pengetahuan dan pengalaman. Ok ya....
bakal kurma, baunya mirip sperma
katanya bisa buat kesuburan 

TAHU TEMPAT BUAT SELFIE/ BERFOTO
Penting banget ini. Pastinya anda harus bener2 tahu diri. Kapan dan dimana waktunya selfie atau berfoto bersama. Jangan sembarangan dan malah ribet dengan hp anda. Bukannya ibadah malah sibuk upload di media sosial. Saat sedang tawaf....tawaf sajalah, g perlu sibuk merekam atau berfoto. Karena bisa bahaya juga. Dengan berjubelnya orang dan anda harus khusyuk serta mengingat sudah berapa putaran. Belum lagi jika anda ingin memegang hajar aswad, harus hati2. Juga perlu diwaspadai polisi pengawas (guard man/ Saudi Police, dilihat dari warna seragamnya) yang bisa saja marah2 karena kelakuan anda.

JANGAN TERGIUR BELANJA 

Sebelum belanja. Ada baiknya dipikir ulang, oleh2 apa atau belanjaan apa yang berguna dan awet bisa terbawa sampai tanah air. Semua barang yang dijual di pasar atau swalayan di Arab untuk oleh2, sudah banyak tersedia di Indonesia. Kacang Arab? Coklat? Kurma? semua sudah di import ke Indonesia. Hati2 juga saat membeli kurma muda (biasanya ada yg nitip untuk cepat hamil), karena bisa jadi sampai Indonesia sudah jelek. Biasanya karena tidak dibungkus dengan baik. Hati2 juga ya jika membawa ekstra air zam-zam dan dimasukkan ke dalam koper. Jika sampai ketahuan di pemeriksaan bandara, wahh...bisa2 koper satu rombongan dibongkar semua oleh petugas. Apapun yang dibeli harus dipikir bagaimana cara membungkusnya dan manfaatnya.

Komentar